Kemunduran Akhlak pemuda di masa
kemajuan teknologi
Perkembangan teknologi di zaman
yang sudah modernisasi ini merupakan bukti kejayaannya peradaban manusia dalam
ilmu pengetahuan. Tak dipungkiri hal itu memberikan manfaaat yang begitu besar
terhadap kehidupan manusia. Tapi jika kita melihat keadaan lingkungan sekitar,
banyaknya pemuda yang menjadi korban perkembangan teknologi. Hal tersebut
terjadi karena lemahnya pemahaman agama yang menjadikan dirinya menjadi budak
teknologi. Berbeda dengan pemuda yang memang sudah kuat akan akidah islamnya,
dia akan mempergunakan sarana teknologi sesuai kapasitas yang memang dibutuhkan
dan diperlukannya tanpa mempergunakan secara berlebihan. Sungguh mengerikan kenyataan
yang terjadi sekarang, terlihat masih banyaknya pemuda yang telah terperangkap
dalam jebakan kaum kafir. Perangkap itu tak lain adalah sarana teknologi yang
mereka ciptakan. Kaum kafir dengan gencarnya menyusun berbagai strategi untuk
mengalihkan pemikiran pemuda Islam. Mereka menyadari bahwa umat Islam sulit
untuk di hancurkan kecuali dengan merusak pemahaman dan pemikiran pemudanya.
Karena pemuda Islam merupakan generasi penerus perjuangan umat Islam. Dapat
disimpulkan dengan tayangan-tayangan atau program televisi yang mengesampingkan
nilai-nilai syariat dan menonjolkan nilai-nilai kebebasan, seperti kebebasam
berpakaian yang mengundang syahwat, pergaulan yang buruk, perkataan yang tidak
sopan, dan kehidupan yang hedonisme merupakan cerminan tipu daya teknologi
media televisi dalam merusak dan mengalihkan pemikiran pemuda Islam pada
kemungkaran. Apalagi jika kita lihat tak adanya syiar yang mengingati tibanya
waktu sholat dalam penayangan program-program siaran televisi, terkecuali hanya
pada waktu sholat maghrib saja. Hal tersebut menandakan bahwa adanya
kesengajaan yang dilakukan oleh pihak tertentu untuk mengalihkan dan merusak
akidah pemuda Islam. Bagaimana kita dapat memanfaatlan sarana teknologi yang di
era ini kian menjadi alat perusak moraloleh orang kafir dan munafik. Dakwah,
adalah hal manfaat yang dapat kita lakukan untuk memanfaatkan sarana teknologi
media massa ini. ketika di manfaatkan sarana teknologi untuk mensyiarkan agama
islam maka akan berdampak bagus terhadap perkembangan dan kemajuan Islam. Namun
sebaliknya ketika sarana teknologi berisi tentang kemaksiatan, maka laknat
Allah lah yang akan diberikan kepada kaum yang membiarkannya.
Allah S.W.T. berfirman :
“ telah
dilaknat orang-orang kafir dari bani Israil melalui ucapan Daud dan Isa putra
maryam. Hal itu karena mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka tidak
saling mencegah perbuatan mungkar yang selalu mereka perbuat. Sungguh, sangat
buruk apa yang mereka kerjakan.”
(Q.S. Al-Maidah ;78-79)
Dari dalil diatas dapat kita
tarik kesimpulan mengenai pesan yang terdapat di dalamnya. Bahwa sesungguhnya
Allah akan memberikan azab kepada suatu kaum jika tidak adanya orang-orang yang
mencegah perbuatan-perbuatan mungkar yang di lakukan oleh kaum kafir dan
munafik, dengan kata lain para orang berilmu pun membiarkan kemaksiatan
merajalela maka akan menyebabkan laknat Allah akan kita dapati. Tak dipungkiri
banyaknya peristiwa bencana alam seperti gempa bumi, angin taufan, kecelakaan,
banjir, kebakaran. Hal-hal diatas telah dianggap biasa oleh umat sekarang ini.
Padahal jika kita mau memperhaikan dan merenunginya, tak mungkin Allah
memberikan kehendak tanpa adanya sebab. Sepert hadits yang berisi ketika Ibnu
Abbas R.A. bertanya pada Rasulullah, “Ya Rasulullah, apakah suatu kampung dapat
dibinasakan sedangkan di tengah-tengah mereka ada orang-orang shalih ?” Beliau
bersabda, “Ya, sebab mereka menganggap remeh dan berdiam diri atas perbuatan
yang mendurhakai Allah.” ( H.R. Thabrani)
Sungguh ini adalah teguran kepada kita semua, umat
Rasulullah S.A.W., untuk kita agar semangat dalam berdakwah dengan istiqamah dan bersabar. Demikian juga
hasil dakwah yang kita serahkan seluruhnya hanya kepada Allah S.W.T., karena
Allah telah berfirman bahwanya :
“ Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi
petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk-Nya
kepada orang yang dkehendaki-Nya.” (Q.S. Al-Qashas ;56)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar